Skip to main content

Ada "Gelembung" yang Melindungi Bumi dari Bahaya, NASA Mengungkapnya

Wahana antariksa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap adanya lapisan pelindung baru menyerupai gelembung yang menyelimuti bumi dari bahaya.
Lapisan itu tercipta ketika gelombang komunikasi radio berinteraksi dengan radiasi partikel energi tinggi yang ada di atmosfer.
Gelombang komunikasi radio salah satunya digunakan untuk komunikasi dengan kapal selam. Jenis gelombang yang dipakai adalah berfrekuensi sangat rendah (VLF).
VLF bisa merentang hingga ketinggian atmosfer dan memengaruhi gerak partikel berenergi tinggi yang aktif di area tersebut.
Interaksi antara VLF dan partikel berenergi tinggi mencipatakan halangan yang terlihat jelas oleh wahana antariksa.
Melihat kenyataan bahwa VLF berasal dari teknologi buatan manusia, maka bisa dibilang lapisan pelindung itu tercipta berkat peran serta manusia.
Diwartakan The Atlantic, Kamis (18/5/2017), lapisan pelindung itu ditemukan berkat penelitian soal sabuk radiasi Van Allen, lapisan partikel berbentuk mirip donut yang secara alami menyelimuti bumi.
Menurut ilmuwan, lapisan pelindung yang tecipta berkat gelombang komunikasi radio berbatasan dengan sabuk Van Allen.
Menurut data satelit, bagian dalam sabuk Van Allen saat ini berada lebih jauh dari tahun 1960. Itu menunjukkan, gelombang VLF mendorong partikel di sabuk Van Allen lebih jauh.
Jika manusia tak mengirim VLF sebanyak saat ini, ilmuwan menduga lokasi sabuk Van Allen akan lebih dekat ke bumi.
Para peneliti NASA percaya, lapisan yang tercipta berkat VLF akan menjadi peluncung tambahan dari badai matahari yang dampaknya bisa mengganggu komunikasi radio dan membuat listrik padam.
Di sisi lain, temuan ini menunjukkan bahwa teknologi buatan manusia punya dampak lebih besar dari yang diduga. Bukan cuma memengaruhi permukaan bumi tetapi juga antariksa.

Comments

Popular posts from this blog

Kata Mutiara Menggunakan Bahasa Arab Terbaru

Kata Mutiara Menggunakan Bahasa Arab Terbaru - Maukah kau datang ke periode kenabian, dan kehendak Allah saat itu datang. Kemudian, hapus Allah, jika dia ingin menghilangkan. Setelah itu, pada periode berikutnya Khilafah 'ala al-Nubuwwah Minhaaj; dan kehendak Allah saat itu datang. Kemudian, menghapusnya jika Tuhan ingin menghapus. Setelah itu, ia akan datang kepada Anda, raja masa depan menggigit (Raja dzalim), dan Allah akan waktu yang datang. Kemudian, hapus Allah, jika dia ingin menghilangkan. Setelah itu, maka akan di diktator raja masa depan (koersif); dan kehendak Allah saat itu datang; maka Allah akan menghapusnya jika Anda ingin menghapus. Kemudian datang masa kekhalifahan 'ala al-Nubuwwah Minhaaj (Khilafah yang berjalan di atas nabi). Setelah itu, itu diam. "[HR. Imam Ahmad] Kata Mutiara Menggunakan Bahasa Arab TerbaruHadis di atas diriwayatkan oleh Ahmad, 4/273, dishahihkan oleh Syaikh ash-al-Albani dalam Ash-Shahihah tidak. 5)Prinsip pergantian kali ini juga …

Kata Mutiara Berasal dari Alquran

Kata Mutiara Berasal dari AlquranPeriode kenabian berlangsung dalam beberapa tahun, maka Allah mengangkat. Setelah itu muncul periode nubuwwah Khilafah aala Minhaj (Khilafah menurut manhaj kenabian), untuk jangka waktu sampai Allah ta'ala mengangkat. Kemudian datang masa Mulkan aadhdhan (penguasa menggigit) selama periode tertentu. Periode berikutnya akan datang jabbriyyan Mulkan (penguasa yang memaksakan kehendak) dalam jangka waktu tertentu yang ditentukan oleh Allah Ta'ala. Setelah periode itu akan terulang kembali kekhalifahan 'ala Minhaj nubuwwah. Kemudian Nabi Muhammad diam "(Ahmad, Sahih) Kata Mutiara Motivasi dari Al Quran Formulir pemerintah dan fase menurut Nabi yang Kata Mutiara Berasal dari Alquran Dalam urutan, bentuk dan mengubah sistem pemerintahan yang akan terjadi: Reign dipimpin oleh Nabi Muhammad, yang disebut periode kenabian. Periode ini berakhir dengan kematiannya. Periode kekhalifahan manhaj berdasarkan Nubuwwah. Periode ini dimulai dengan…

Stephen Hawking: Manusia Bisa Hidup Abadi

Stephen Hawking mengatakan bahwa otak mampu berdiri sendiri di luar tubuh dan mendukung manusia untuk memperoleh keabadian.
"Saya pikir otak seperti sebuah program dalam pikiran, seperti komputer, jadi secara teoretis sebenarnya mungkin untuk menyalin otak ke komputer dan mendukung bentuk kehidupan setelah mati," kata Hawking seperti dikutip The Guardian, Sabtu (21/9/2013). Namun, menurut Hawking, keabadian seperti yang diungkapkan Hawking masih di luar kapasitas manusia saat ini. Selama ini, berdasarkan kepercayaan yang diyakini, banyak manusia memahami bahwa setelah mati, manusia akan menjadi abadi di alam yang berbeda, bertemu dengan Tuhan serta berada di surga atau neraka sesuai perbuatannya selama hidup. Namun, Hawking menuturkan, "Saya pikir kehidupan setelah mati secara konvensional adalah dongeng untuk orang-orang yang takut pada kegelapan." Keabadian seperti yang diungkapkan Hawking kerap disebut dengan keabadian digital. Dalam hal ini, manusia abadi tetap…