Skip to main content

Posts

Lubang Misterius Tampakkan Diri di Permukaan Mars, NASA pun Bingung

Setelah 24 tahun mempelajari Mars,Anda pasti mengira bahwa NASA telah mengetahui seluk beluk planet merah tersebut. Namun, salah satu foto terbaru yang dikirimkan oleh Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) membuat para peneliti di Wahana Antariksa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat bingung. Dalam foto yang diambil oleh kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) milik MRO tersebut, sebuah lubang yang dalam dan lebar baru saja menampakkan dirinya di antara lapisan karbon dioksida di kutub selatan Mars. Kamera HiRISE mampu memotret obyek berukuran satu meter atau lebih dari jarak 200 hingga 400 kilometer. Oleh karena itu, lubang misterius itu jelas tidak bisa diremehkan.  Bayangkan saja, jika satu piksel dari foto asliNASA mewakili 50 sentimeter, maka diameter lubang tersebut bisa mencapai ratusan meter.
Kini, para peneliti NASA mempertanyakan penyebab terjadinya lubang tersebut, walaupun mereka telah mengetahui beberapa hal yang dapat membuat lubang di permukaa…
Recent posts

Robot Canggih Ini Bor Kepala Manusia dan Bedah Otak dalam 2,5 Menit

Operasi bedahotak merupakan pekerjaan dengan ketelitian tinggi. Satu kesalahan saja bisa menyebabkan malapetaka bagi pasien. Meski dokter bedahotak merupakan orang-orang hebat, mereka bisa melakukan kesalahan. Acapkali, kesalahan itu yang kerap merugikan. Untuk melengkapi kehebatan dokter, para peneliti dari Universitas Utah mengembangkan sebuah robot tukang bedah. Robot yang hingga kini masih dalam tahap pengembangan tersebut mampu mengurangi waktu untuk menyelesaikan prosedur rumit bedahotak sebanyak 50 kali. Diberitakan CNN 1 Mei 2017 lalu, robot itu dapat mengurangi waktu mengebor ke dalam tengkorak dari dua jam menjadi dua setengah menit. Penelitian itu telah dipublikasikan di Journal Neurosurgical Focus. Para peneliti mengatakan bahwa riset mereka merupakan bukti bahwa robotdapat melakukan operasi kompleks. Lantas, bagaimana cara kerjanya? Sebelum operasi, dokter melakukan CT Scan kepala untuk mendapatkan data pembuluh darah dan saraf. Data itu dikirim ke pemograman robot dan ak…

Stephen Hawking: Sains Lebih Menjanjikan daripada Agama

Fisikawan Stephen Hawking menyatakan bahwa dirinya ateis. Ia mengatakan, sains menawarkan penjelasan yang lebih masuk akal tentang asal-usul alam semesta daripada agama.
Hawking menyatakan pandangannya tersebut dalam wawancara dengan koran Spanyol, El Mundo, 21 September 2014 lalu. "Sebelum kita mengenal sains, natural untuk percaya bahwa Tuhan mengenal alam semesta. Tapi sekarang sains menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan," kata Hawking. Dalam wawancara itu, El Mundo bertanya maksud pernyataan Hawking dalam bukunya yang fenomenal, A Brief History of Time. Dalam buku itu, Hawking menyatakan, dengan mempersatukan sains dan agama, manusia akan memahami "pikiran Tuhan". El Mundomenanyakan apa yang dimaksud dengan pikiran Tuhan. Hawking menjawab, "Kita akan tahu pikiran Tuhan, artinya kita akan tahu apa yang Tuhan tahu. Itu kalau Tuhan ada, tapi Tuhan tidak ada. Saya ateis." Hawking beberapa kali memberikan pernyataan yang menunjukkan bahwa dia ateis. …

Manusia Masa Depan Mungkin Harus Makan Serangga dan Rumput

Maukah Anda membeli makanan yang terbuat dari potongan daging, rumput liar, dan serangga dengan harga yang mahal? Chef asal kota Melbourne, Ben McMenamin, memperkirakan dalam 50 tahun, bahan-bahan makanan ini akan menjadi bagian besar dari pola makan masyarakat. Ia ingin mendorong perubahan positif bagi cara orang berpikir soal makanan, dengan mengajak mereka mengenal visi makanan masa depan. Pada acara Utopian Foods Dinner. yang tiketnya terjual habis sebagai bagian dari Melbourne Knowledge Week, 42 pengunjung membayar $150, sekitar Rp 1,5 juta, untuk mencicipi lima hidangan masakan. "Masing-masing hidangan memiliki cerita yang berbeda soal makanan tertentu yang mungkin akan kita makan," kata Ben. "Salah satu hidangan memiliki bahan pangan lokal Australia yang berjarak 110 kilometer [dari kota]." "Makanan yang kita makan di masa depan akan bersumber dari produsen lokal, dan kita akan memiliki sistem makanan lokal yang jauh lebih tangguh dan beragam." Hi…

Stephen Hawking: Manusia Bisa Hidup Abadi

Stephen Hawking mengatakan bahwa otak mampu berdiri sendiri di luar tubuh dan mendukung manusia untuk memperoleh keabadian.
"Saya pikir otak seperti sebuah program dalam pikiran, seperti komputer, jadi secara teoretis sebenarnya mungkin untuk menyalin otak ke komputer dan mendukung bentuk kehidupan setelah mati," kata Hawking seperti dikutip The Guardian, Sabtu (21/9/2013). Namun, menurut Hawking, keabadian seperti yang diungkapkan Hawking masih di luar kapasitas manusia saat ini. Selama ini, berdasarkan kepercayaan yang diyakini, banyak manusia memahami bahwa setelah mati, manusia akan menjadi abadi di alam yang berbeda, bertemu dengan Tuhan serta berada di surga atau neraka sesuai perbuatannya selama hidup. Namun, Hawking menuturkan, "Saya pikir kehidupan setelah mati secara konvensional adalah dongeng untuk orang-orang yang takut pada kegelapan." Keabadian seperti yang diungkapkan Hawking kerap disebut dengan keabadian digital. Dalam hal ini, manusia abadi tetap…

Ingin "Menyentuh" Matahari, NASA Luncurkan Misi Paling Ambisius

Sejauh ini, NASA telah meluncurkan berbagai misi menembus luar angkasa yang sukses, mulai dari mengirimkan manusia ke bulan hingga menembus cincin Saturnus. Kali ini, wahana antariksa badan penerbangan dan antariksa Amerika Serikat tersebut menantang dirinya untuk "menyentuh" matahari. Diumumkan secara resmi pada Rabu (31/5/2017), NASA menganti nama misi ini dari Solar Probe Plus menjadi Parker Solar Probe. Nama tersebut merupakan wujud penghormatan terhadap ilmuwan astrofisika Eugene Parker dari University of Chicago yang memprediksikan adanya angin matahari, sebuah arus partikel bermuatan yang terus menerus mengalir dari matahari, pada tahun 1958. Dengan penggantian nama ini, NASA telah menamai sekitar 20 misi luar angkasa dari nama para ilmuwan. Dari semua itu, Teleskop Luar Angkasa Hubble mungkin menjadi contoh yang paling terkenal.
Parker mendapat keistimewaan ini pada usianya ke-89 tahun. Ia juga menjadi ilmuwan pertama yang dirayakan namanya oleh NASA saat masih hidu…

Gelombang Panas Terbesar dalam Sejarah Ditemukan

Para peneliti baru saja menemukan gelombang gas ultra-panas sedang melewati gugusan galaksi Perseus. Gas tersebut diduga sebagai yang terbesar dalam sejarah penemuan manusia. Dengan rentang sekitar 200.000 tahun cahaya, gas tersebut berukuran dua kali galaksi Bima Sakti dan kemungkinan besar telah berjalan di angkasa selama miliaran tahun. Menurut para peneliti, gelombang tersebut berjenis gelombang Kelvin-Helmholtz yang muncul ketika dua cairan berbeda berjalan dengan kecepatan berbeda dan melewati satu sama lain. 
Gas tersebut ditemukan ketika para peneliti sedang menggunakan data dari Chandra X-ray Observatory milik NASA untuk mengamati gugusan galaksi Perseus yang terletak dalam konstelasi Perseus, sekitar 240 juta tahun cahaya jauhnya dari Bumi dan berdiameter sekitar 11 juta tahun cahaya. Gugusan tersebut terdiri dari sejumlah galaksi yang dikepung oleh awan gas panas yang hanya dapat dilihat dalam sinar-X. Saat tengah mempelajari gambar sinar-X dari klaster Perseus, para penel…